Program PKH Diyakini Bisa Sejahterakan Rakyat

Program PKH Diyakini Bisa Sejahterakan Rakyat
Selasa, 24 Maret 2009, 21:11:47 WIB
Laporan: M Hendry Ginting

Jakarta, RMonline. Program Keluarga Harapan (PKH), yang diluncurkan pemerintah pada 2007 lalu, diharapkan menjadi sarana pemberantasan kemiskinan baru yang terintegrasi dan terpadu.

Selain itu, diharapkan dengan program tersebut peningkatan pendidikan dan kesehatan dan gizi masyarakat miskin akan dapat terpenuhi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mensos Bachtiar Chamsyah, dalam Rakor Pekerja Sosial Pendamping PKH, Senin (23/3), di Hall D PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Mensos menjelaskan dalam prakteknya PKH adalah kelanjutan dari Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hanya perbedaannya PKH menerapkan Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) kepada rumah tangga yang memenuhi kualitas tertentu.

Program ini sendiri, pada tahap awal dilaksanakan di tujuh propinsi melibatkan 500 ribu Rumah Tangga yang Sangat Miskin (RTSM). Tujuh propinsi tersebut adalah Gorontalo, Sumbar, DKI, Jabar, Jatim, Sulut dan NTT.

Di tahun berikutnya ditambah enam propinsi lagi yaitu NAD, Sumut, Yogyakarta, Banten, NTB dan Kalsel.

Dia menjelaskan sampai saat ini program PKH sudah dilaksanakan di 72 kabupaten di 13 propinsi dengan penerima 700 ribu RTSM. Anggaran dari APBN sebesar Rp 1 triliun akan meningkat hingga Rp 1,5 triliun pada tahun 2009.

PKH pun diharapkan dapat meningkatkan pendidikan, kesehatan dan nutrisi masyarakat. Lembaga negara yang terlibat dalam PKH ini adalah Kementrian Kesejahteraan Sosial, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, Bappenas, dan Badan Pusat Statistik.

"Untuk menyukseskan program ini diperlukan kerja keras, program yang bagus, pelaksana yang baik dan anggaran yang memadai. Tanpa itu semua, program apapun tidak akan menuai hasil yang memuaskan," ujar Mensos dalam acara konferensi pers yang juga dihadiri oleh Menkokesra Aburizal Bakrie, serta para pejabat terkait lainnya.

Sementara itu, di tengah terpaan krisis ekonomi global yang melanda dunia, dimana salah satu dampaknya adalah meningkatnya angka pengangguran, kehadiran PKH ini juga diharapkan akan menjadi salah satu jawaban.

Pasalnya, program tersebut tidak hanya mengatasi kemiskinan saja melainkan membuka puluhan lapangan pekerjaan baru bagi angkatan kerja produktif. [dry]

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkomentar

Komentar Terbaru